19 Kuliner Malam Solo Legendaris: Panduan Terlengkap Wisata Rasa (Update 2025)

19 Kuliner Malam Solo Legendaris & Paling Terkenal

Solo (Surakarta) tidak pernah tidur, terutama urusan perut. Kota ini adalah surga bagi pecinta kuliner dengan ciri khas rasa yang otentik, suasana yang hangat, dan harga yang sangat bersahabat (“merakyat”).

Jika Anda sedang berlibur di Solo dan bingung mencari makan saat larut malam, panduan ini merangkum destinasi kuliner terbaik berdasarkan kategori makanan, lengkap dengan tips “orang dalam” agar pengalaman kuliner Anda maksimal.

Baca Selengkapnya : Wisata Kuliner Indonesia: Peta Rasa & Destinasi Terbaik 2025

Ikon Kota Solo: Nasi Liwet & Gudeg Dini Hari

Wajib dicoba bagi pemula yang baru pertama kali ke Solo.

1. Gudeg Ceker Bu Kasno Margoyudan (The Midnight Legend)

Ini bukan sekadar makan, tapi sensasi budaya. Warung ini baru buka dini hari di saat kota tertidur. Cekernya dimasak hingga sangat lunak (lepas tulang) dengan kuah santan gurih, bukan manis pekat seperti gudeg Jogja.

  • Menu Wajib: Gudeg Ceker Komplit (isi 10 ceker), Bubur Lemu (pengganti nasi).
  • Jam Buka: 01.30 – 07.00 WIB (Siap-siap antre sebelum buka).
  • Kisaran Harga: Rp 25.000 – Rp 35.000.
  • Lokasi: Jl. Wolter Monginsidi No.41-43, Setabelan, Kec. Banjarsari.
  • Tips: Datanglah pukul 01.00 WIB untuk mendapatkan antrean awal.

2. Nasi Liwet Bu Wongso Lemu

Legenda sejak 1950. Nasi liwet di sini memiliki ciri khas Areh (santan kental) yang gurih dan penyajian tradisional dengan pincuk daun pisang. Sering ada hiburan sinden (penyanyi tembang Jawa) yang menemani makan.

  • Menu Wajib: Nasi Liwet Komplit dengan Ayam Opor Suwir dan Telur Pindang.
  • Jam Buka: 16.00 – 01.00 WIB.
  • Kisaran Harga: Rp 25.000 – Rp 40.000 (Harga cenderung “wisata”).
  • Lokasi: Jl. Teuku Umar, Keprabon, Kec. Banjarsari.

3. Nasi Liwet Bu Sarmi

Alternatif favorit warga lokal. Jika Bu Wongso Lemu terlalu ramai atau Anda mencari rasa yang lebih “ndeso” dan pedas dari sayur labu siamnya, Bu Sarmi adalah pilihan tepat.

  • Menu Wajib: Nasi Liwet Sayur Labu Siam Pedas.
  • Jam Buka: 18.00 – 00.00 WIB.
  • Kisaran Harga: Rp 15.000 – Rp 25.000.
  • Lokasi: Jl. Kapten Mulyadi, Kedung Lumbu, Kec. Pasar Kliwon.

4. Gudeg Ceker Bu Mari

Solusi bagi Anda yang ingin makan gudeg ceker tapi tidak kuat begadang sampai dini hari. Cekernya lembut dan bumbunya meresap sempurna.

  • Menu Wajib: Gudeg Ceker Basah.
  • Jam Buka: 17.00 – 00.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Gatot Subroto, Kemlayan, Kec. Serengan.

 

Baca Selengkapnya : 10 Kota Kuliner Terbaik di Indonesia: Panduan Wajib untuk Pemburu Rasa

 

Surga Karnivora: Bestik & Sate Khas Solo

Bagi penggemar daging, Solo punya gaya “Steak Jawa” yang unik.

5. Harjo Bestik

Apa itu Bestik Solo? Ini adalah adaptasi beef steak Eropa ala lidah Jawa. Daging atau lidah sapi disajikan dengan kuah encer manis gurih, kentang goreng, wortel, dan selada segar.

  • Menu Wajib: Bestik Lidah (sangat lembut) dan Bestik Daging Cincang.
  • Jam Buka: 17.00 – 00.00 WIB.
  • Kisaran Harga: Rp 25.000 – Rp 35.000 per porsi.
  • Lokasi: Jl. Dr Rajiman (Kemlayan) & Jl. Veteran.

6. Sate Buntel Tambak Segaran

Spesialis kambing yang tak boleh dilewatkan. Sate buntel adalah daging kambing cincang yang dibungkus lemak tipis lalu dibakar. Lemaknya meleleh ke dalam daging, membuatnya juicy luar biasa.

  • Menu Wajib: Sate Buntel (biasanya 2 tusuk besar) dan Gule.
  • Jam Buka: Siang – Malam.
  • Kisaran Harga: Rp 50.000 – Rp 70.000 (Porsi besar/premium).
  • Lokasi: Jl. Sutan Syahrir No.149, Setabelan.

7. Sumber Bestik Pak Darmo

Pesaing ketat Harjo Bestik. Pak Darmo dikenal dengan bumbu yang lebih medok (kuat) dan aroma smokey karena pembakaran arang yang pas.

  • Menu Wajib: Bestik Sapi Kuah Segar.
  • Jam Buka: 17.00 – 23.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Honggowongso No.94, Panularan.

 

Baca Selengkapnya : 20 Wisata Kuliner Solo Paling Hits & Legendaris: Panduan Lengkap Makan Enak di Kota Bengawan

 

Kuah Hangat & Segar (Comfort Food)

Cocok untuk menghangatkan badan di malam Solo yang dingin.

8. Soto Segar Mbak Ronggeng

Unik karena jam bukanya yang “terbalik”. Soto ini adalah penyelamat perut lapar pasca tengah malam. Kuahnya bening, segar, dengan potongan daging sapi yang empuk.

  • Menu Wajib: Soto Sapi + Sate Paru & Tempe Mendoan.
  • Jam Buka: 23.00 – 04.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. S. Parman (Depan Pasar Legi).

9. Timlo Maestro

Makanan sup khas Solo berisi irisan sosis solo (seperti dadar gulung isi ayam), telur pindang, ati ampela, dan suwiran ayam. Kuahnya bening, ringan, tapi kaya kaldu.

  • Menu Wajib: Timlo Komplit.
  • Jam Buka: 18.00 – 00.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. K.H Ahmad Dahlan No.60, Keprabon.

10. Soto Ayam Kampung Pak Timbul

Menggunakan ayam kampung asli, membuat kaldunya gurih alami tanpa banyak MSG. Ciri khasnya ada pada keripik kentang tipis yang ditaburkan di atasnya.

  • Jam Buka: 21.00 – 00.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Dr. Rajiman No.244, Sriwedari.

11. Bakmi Jawa Aroma Presiden

Bakmi Jawa yang dimasak satu per satu menggunakan anglo (tungku arang), menciptakan aroma sangit yang sedap.

  • Menu Wajib: Bakmi Godog (Rebus) Nyemek.
  • Lokasi: Jl. Letjen Suprapto No. 94, Banyuanyar.

12. Tresna Jayengan (Spesialis Pedas)

Tempat nongkrong favorit anak muda. Menu andalannya sederhana: mie instan yang dimasak ulang (rekook) dengan bumbu rahasia menjadi “Mie Nyemek” yang kental dan pedas nendang.

  • Menu Wajib: Mie Nyemek Level Pedas.
  • Lokasi: Jl. Yos Sudarso No.158, Jayengan.

 

Baca Juga : 20 Wisata Kuliner Solo Paling Hits & Legendaris: Panduan Lengkap Makan Enak di Kota Bengawan

 

Menu Nasi & Seafood (Porsi Kenyang)

Untuk Anda yang butuh asupan karbohidrat berat.

13. Nasi Kuning Bang Ro

Nasi kuning biasanya untuk sarapan, tapi di sini untuk makan malam. Lauknya super lengkap ala prasmanan (sate usus, telur, perkedel, dll).

  • Jam Buka: 17.00 – 01.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Dr. Rajiman No.128, Kemlayan.

14. Nasi Kebuli Mbah Soleh

Cita rasa Timur Tengah yang autentik di Solo. Beras basmatinya pera, rempahnya kuat (kapulaga/cengkeh), dan daging kambingnya sangat empuk.

  • Jam Buka: 15.00 – 22.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Perintis Kemerdekaan No.66, Sondakan.

15. Seafood Pak Petruk

Warung tenda seafood yang legendaris. Bumbu saus padang dan asam manisnya berani, porsinya besar cocok untuk makan tengah (sharing) bersama keluarga.

  • Menu Wajib: Kepiting Saus Padang & Cumi Goreng Tepung.
  • Jam Buka: 17.00 – 00.30 WIB.
  • Lokasi: Jl. Gajahmada No.48, Timuran.

16. Bebek Mropol Yosodipuro

“Mropol” artinya dagingnya mudah lepas dari tulang. Bebek goreng di sini diungkep lama dengan bumbu rempah kuning hingga meresap ke dalam tulang.

  • Jam Buka: 16.00 – 23.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Yosodipuro No.84, Mangkubumen.

 

Baca juga : 15 Restoran Masakan Nusantara Terbaik (Otentik & Legendaris)

 

Tempat Nongkrong & Wedangan (Angkringan)

Rasakan suasana “Solo Banget” dengan duduk santai menikmati jahe hangat.

17. Angkringan Omah Semar

Versi “naik kelas” dari angkringan biasa. Tempatnya luas, nyaman, dan sering dikunjungi pejabat negara. Tetap menyediakan menu “Nasi Kucing” namun dengan variasi lebih banyak.

  • Menu Wajib: Wedang Jokowi (Ramuan Jahe Rempah) & Nasi Teri.
  • Jam Buka: 15.00 – 00.00 WIB.
  • Lokasi: Jl. Duku 1 No.2A, Jajar, Laweyan.

18. Susu Segar Shi Jack

Ikon susu murni Solo sejak 1986. Terkenal dengan pelayannya yang atraktif saat menuang susu dan nama menu yang unik (Tante Susy = Susu Syrup Tanpa Telur, Suteja = Susu Telur Jahe).

  • Menu Wajib: Susu Murni Panas & Roti Bakar Selai.
  • Jam Buka: 16.00 – 01.00 WIB.
  • Lokasi Pusat: Jl. Dr. Rajiman No.313/319, Panularan.

19. Wedangan Gareng

Tempat klasik untuk menikmati “HIK” (Hidangan Istimewa Kampung). Sate-satean (sate kere, usus, puyuh) dibakar ulang sebelum disajikan, ditemani teh ginastel (legi, panas, kental).

  • Lokasi: Jl. Basuki Rahmat No. 6, Kerten.

 

Baca juga : Daftar wisata kuliner Yogyakarta paling terkenal

 

Tips Penting Wisata Kuliner di Solo

  1. Bawa Uang Tunai: Banyak warung legendaris (terutama Gudeg dan Angkringan) belum menerima QRIS/Debit. Siapkan uang pecahan kecil.
  2. Transportasi: Gojek/Grab sangat mudah ditemukan di Solo. Becak bisa jadi opsi untuk jarak dekat sambil menikmati angin malam.
  3. Etika Makan: Di warung tenda atau lesehan, berbagi meja dengan orang asing adalah hal yang lumrah. Jangan ragu untuk permisi dan duduk.
  4. Rasa Manis: Kuliner Solo dominan rasa manis-gurih. Jika Anda pecinta pedas, selalu minta cabe rawit utuh (cabe lalap) atau sambal terpisah.

 

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan Wisatawan (People Also Ask)

Berikut adalah jawaban ringkas untuk pertanyaan yang sering muncul terkait kuliner malam di Solo:

1. Apa makanan khas Solo yang paling terkenal dan wajib dicoba? Ikon kuliner Solo yang tidak boleh dilewatkan adalah Nasi Liwet (nasi gurih dengan sayur labu), Gudeg Ceker (ceker lunak kuah santan), Selat Solo (steak ala Jawa), Sate Buntel (sate kambing cincang bungkus lemak), Timlo (sup sosis solo dan telur), dan Tengkleng (olahan tulang kambing).

2. Di mana tempat makan di Solo yang buka sampai tengah malam atau 24 jam? Banyak kuliner legendaris yang justru buka saat larut malam. Untuk dini hari (di atas jam 12 malam), Anda bisa menuju Gudeg Ceker Bu Kasno Margoyudan (buka jam 01.30 pagi), Soto Segar Mbak Ronggeng (buka sampai jam 04.00 pagi), atau deretan Angkringan/Wedangan seperti Wedangan Gareng yang biasanya buka hingga lewat tengah malam.

3. Berapa kisaran harga makanan di Solo? Apakah mahal? Solo dikenal sebagai salah satu kota dengan biaya hidup dan kuliner termurah di Indonesia.

  • Angkringan: Mulai Rp 3.000 – Rp 5.000 per nasi kucing.
  • Makanan Berat (Soto/Liwet): Mulai Rp 10.000 – Rp 25.000 per porsi.
  • Menu Premium (Sate Buntel/Bestik): Rp 30.000 – Rp 60.000 per porsi.

4. Apa bedanya Nasi Liwet Solo dengan Nasi Liwet Sunda? Perbedaan utamanya ada pada penyajian dan rasa. Nasi Liwet Solo dimasak dengan santan (gurih) dan disajikan dengan sayur labu siam, suwiran ayam opor, dan areh (santan kental). Sedangkan Nasi Liwet Sunda biasanya dimasak dengan rempah (sereh, salam) dan ikan teri, lalu disajikan dengan lauk gorengan (ayam/ikan asin) dan lalapan tanpa kuah santan.

5. Kawasan mana yang menjadi pusat kuliner malam di Solo? Ada beberapa titik populer:

  • Kawasan Keprabon: Pusatnya Nasi Liwet legendaris.
  • Galabo (Gladag Langen Bogan): Pusat kuliner malam terpadu.
  • Pasar Gede & Sekitarnya: Banyak jajanan tradisional dan wedangan.
  • Jalan Dr. Rajiman: Deretan kuliner bestik dan susu segar.

6. Apa oleh-oleh makanan khas Solo yang awet dibawa pulang? Untuk dibawa pulang, Anda bisa membeli Serabi Notosuman, Roti Mandarijn Orion, Abon Sapi Varia, Intip Goreng (kerak nasi), atau Ampyang (gula kacang jahe).

Kesimpulan

Wisata kuliner malam di Solo menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar mengenyangkan perut. Dari Gudeg Ceker Bu Kasno yang menuntut kesabaran antre dini hari, kelezatan Sate Buntel yang juicy, hingga kehangatan Susu Segar Shi Jack yang melegenda, setiap sudut kota Solo menyajikan cerita rasa yang unik.

Kelebihan utama kuliner Solo adalah konsistensi rasa yang terjaga puluhan tahun dan harga yang sangat terjangkau. Baik Anda pencinta makanan manis, gurih, pedas, maupun penggemar daging, Solo memiliki destinasi yang siap memanjakan lidah Anda hingga pagi menjelang.

Tips Terakhir: Jangan takut untuk mencoba warung tenda pinggir jalan atau wedangan sederhana, karena seringkali di situlah cita rasa autentik Solo yang sesungguhnya bersembunyi. Selamat berwisata kuliner!