Â
Wisata Kuliner Legendaris Semarang yang Wajib Dikunjungi
Â
Semarang itu kota yang “jujur”. Ia tidak bersembunyi di balik gemerlap modernitas yang kaku. Kota ini jujur dalam arsitekturnya yang menyimpan jejak tiga budaya—Jawa, Tionghoa, dan Belanda—di setiap sudut Kota Lama Dan yang terpenting, ia jujur dalam rasa.
Â
Baca juga :Â Panduan Wisata Kuliner Indonesia: Peta Rasa & Destinasi Terbaik 2025
Â
Perjalanan wisata kuliner Semarang bukanlah sekadar mengisi perut. Ini adalah sebuah perjalanan napak tilas, di mana setiap suapan adalah cerita. Aroma rempah dari kuah soto berpadu dengan gurihnya petis di tahu gimbal, menceritakan sebuah akulturasi yang telah berlangsung ratusan tahun.
Kami paham apa yang Anda cari: bukan cuma makanan enak, tapi sebuah pengalaman. Karena itu, kami telah merangkum 20 destinasi kuliner Semarang yang akan memandu lidah Anda, dari warung tenda legendaris hingga tempat hits yang Instagrammable.
Siapkan perut Anda, kita mulai petualangan rasa ini.
Â
Cluster 1: Sang Legenda (Ikon yang Tak Boleh Terlewat)
Ini adalah “wajah” dari kuliner Semarang. Belum lengkap perjalanan Anda jika belum mencicipi hidangan-hidangan yang telah melegenda puluhan tahun ini.
1. Lumpia Gang Lombok
Konteks (Sejarah & Kapan): Inilah akar dari semua lumpia di Semarang. Berdiri sejak abad ke-19, Lumpia Gang Lombok adalah cikal bakal perpaduan rasa Tionghoa (Tjoa Thay Yoe) dan Jawa (Wasi). Ini adalah pengalaman otentik, disajikan di gang kecil nan sederhana di sebelah Klenteng Tay Kak Sie.
Kenapa Spesial: Resepnya paling orisinal. Menggunakan rebung yang diracik khusus (tidak berbau pesing) dan disajikan dengan saus kental, daun bawang, dan acar. Tersedia versi basah dan goreng.
- Alamat: Jl. Gang Lombok No. 11, Purwodinatan, Semarang Tengah.
- Jam Buka: 08.00 – 17.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 20.000 / biji
2. Soto Bangkong
Konteks (Sejarah & Kapan): Sempurna untuk sarapan. Dinamakan “Bangkong” karena dulu berjualan di perempatan Bangkong. Soto ini adalah simbol soto khas Semarang: kuah bening kecoklatan (dari campuran kecap manis), berkaldu ayam, dengan suwiran ayam kampung.
Kenapa Spesial: Rasa kuahnya ringan tapi kaya. Pengunjung bisa bebas menambahkan aneka sate pendamping seperti sate kerang, sate telur puyuh, sate usus, dan perkedel.
- Alamat: Jl. Brigjen Katamso No. 1, Peterongan, Semarang Selatan.
- Jam Buka: 07.00 – 22.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 18.000 (soto) + sate (mulai Rp 5.000)
3. Nasi Ayam Bu Wido
Konteks (Sejarah & Kapan): Ini adalah kuliner malam legendaris yang menghangatkan. Bayangkan nasi liwet gurih disiram kuah opor kuning, ditambah suwiran ayam, labu siam, krecek, dan telur pindang. Bu Wido telah menjaga resep ini sejak 1950-an.
Kenapa Spesial: Suasana makan di warung tenda Jalan Thole inilah yang dicari. Rasa gurih-manisnya pas, dan selalu ramai hingga larut malam.
- Alamat: Jl. Melati Selatan, Brumbungan, Semarang Tengah (Depan Hotel Quest).
- Jam Buka: 17.00 – 23.00 WIB (Sering habis lebih cepat)
- Kisaran Harga: Rp 20.000 – Rp 30.000
4. Bandeng Juwana Elrina
Konteks (Sejarah & Kapan): Bandeng presto adalah oleh-oleh wajib. Dan Juwana Elrina adalah “raja”-nya. Sejak 1981, mereka mempopulerkan bandeng yang dimasak dengan panci bertekanan tinggi hingga durinya lunak.
Kenapa Spesial: Ini adalah one-stop shopping untuk oleh-oleh. Selain Bandeng Presto Duri Lunak, Anda bisa menemukan bandeng asap, bandeng otak-otak, dan moaci.
- Alamat: Jl. Pandanaran No. 57, Randusari, Semarang Selatan.
- Jam Buka: 07.00 – 21.00 WIB
- Kisaran Harga: Mulai Rp 50.000 / paket
Â
Baca Juga :Â 10 Kota Kuliner Terbaik di Indonesia: Panduan Wajib untuk Pemburu Rasa
Â
Cluster 2: Cita Rasa Khas (Yang Hanya Ada di Semarang)
Hidangan ini mungkin tidak sepopuler lumpia, tapi inilah “jiwa” dari makanan khas Semarang. Rasanya unik, berani, dan ngangenin.
5. Nasi Goreng Babat Pak Karmin (Mberok)
Konteks (Sejarah & Kapan): Sempurna untuk makan siang atau malam. Babat Gongso (babat yang dimasak bumbu kecap pedas) adalah menu wajib di sini. Pak Karmin (alm.) memulai usahanya sejak 1971, dan kini diteruskan generasinya dengan rasa yang konsisten.
Kenapa Spesial: Aroma smoky dari wajan arang. Babatnya empuk, bumbunya meresap, dan tingkat kepedasannya bisa diatur. Anda bisa pesan babat gongso (lauk) atau nasi goreng babat (dicampur).
- Alamat: Jl. Pemuda (Jembatan Mberok, seberang Gereja Blenduk Kota Lama).
- Jam Buka: 08.00 – 22.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 25.000 – Rp 35.000
6. Tahu Gimbal Pak H. Edy (Taman Indonesia Kaya)
Konteks (Sejarah & Kapan): Jajanan sore hari yang paling dicari. Tahu gimbal adalah campuran lontong, tahu goreng, tauge, kol, dan gimbal (bakwan udang) yang disiram bumbu kacang petis yang khas. Pak Edy adalah salah satu pelopornya di area Taman Menteri Supeno (sekarang Taman Indonesia Kaya).
Kenapa Spesial: Bumbu kacangnya yang medok, kental, dan rasa petisnya “nendang”. Gimbal udangnya juga renyah dan udangnya terasa.
- Alamat: Jl. Menteri Supeno, Mugassari, Semarang Selatan (Area Taman KB).
- Jam Buka: 17.00 – 23.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 20.000 – Rp 25.000
7. Soto Sapi Pak Mian (Gajah Raya)
Konteks (Sejarah & Kapan): Pilihan sarapan selain soto ayam. Warung ini adalah spesialis Soto Sapi khas Semarang yang legendaris di kawasan Gajah.
Kenapa Spesial: Kuahnya bening namun kaldunya sangat terasa “sapi”-nya, dagingnya empuk, dan segar. Berbeda dengan Pak Man yang terkenal dengan soto ayam, Pak Mian adalah jujukan bagi pecinta soto daging sapi.
- Alamat: Jl. Gajah Raya No. 25, Gayamsari, Semarang.
- Jam Buka: 06.00 – 15.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 15.000 – Rp 20.000
8. Mie Kopyok Pak Dhuwur
Konteks (Sejarah & Kapan): Kuliner “sehat” khas Semarang. Isinya adalah lontong, mie kuning, tauge yang “dikopyok” (dicelup air panas), lalu disiram kuah bawang putih, kecap, dan ditaburi tahu serta kerupuk gendar.
Kenapa Spesial: Rasanya ringan dan segar, cocok untuk makan siang di cuaca panas Semarang. Kuncinya ada di kuah bawang putihnya yang wangi.
- Alamat: Jl. Tanjung No. 18A, Sekayu, Semarang Tengah (Belakang PLN Pemuda).
- Jam Buka: 09.00 – 16.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 18.000
Â
Baca Juga :Â 20 Wisata Kuliner Solo Paling Hits & Legendaris: Panduan Lengkap Makan Enak di Kota Bengawan
Â
Cluster 3: Jajanan Ikonik & Tempat Nostalgia
Wisata kuliner Semarang juga soal jajan dan menikmati suasana. Ini adalah tempat-tempat di mana waktu serasa berhenti.
9. Lekker Paimo
Konteks (Sejarah & Kapan): Jajanan legendaris di depan SMA Kolese Loyola. Pak Paimo (alm.) adalah legenda. Ini adalah kue lekker yang berevolusi dari topping coklat-pisang biasa hingga topping “mewah” seperti keju-sosis-kornet-telur.
Kenapa Spesial: Antreannya! Dan variasi rasanya yang unik. Anda bisa merasakan sensasi nostalgia jajanan sekolah dengan sentuhan modern.
- Alamat: Jl. Karang Anyar No. 37, Brumbungan (Depan SMA Loyola).
- Jam Buka: 10.00 – 17.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 2.000 – Rp 30.000 (tergantung topping)
10. Toko Oen
Konteks (Sejarah & Kapan): Sebuah mesin waktu. Berdiri sejak 1936, Toko Oen adalah restoran peninggalan Belanda yang nyaris tidak berubah. Interior kolonial, pramusaji beruniform putih, dan resep kuno.
Kenapa Spesial: Suasananya. Wajib coba es krim home-made mereka (seperti Oen’s Symphony) dan kue-kue kering khas Belanda (seperti Kattetong).
- Alamat: Jl. Pemuda No. 52, Bangunharjo, Semarang Tengah.
- Jam Buka: 10.00 – 21.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 30.000 – Rp 100.000+
11. Pisang Plenet “Pak Yuli”
Konteks (Sejarah & Kapan): “Plenet” artinya dipipihkan. Ini adalah jajanan sore hari yang sederhana namun nikmat. Pisang raja dibakar di atas arang, lalu “diplenet” hingga pipih, diolesi mentega, dan ditaburi gula atau meses.
Kenapa Spesial: Aroma pisang bakar arangnya. Pak Tuko (diteruskan keluarganya) sudah berjualan puluhan tahun. Sekarang ada variasi topping keju dan nanas.
- Alamat: Jl. Gajah Mada (Kawasan Simpang Lima, dekat Holland Bakery).
- Jam Buka: 15.00 – 21.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 15.000 – Rp 25.000
12. Es Puter Cong Lik
Konteks (Sejarah & Kapan): Es puter legendaris di Semarang. Berjualan di Waroeng Semawis (Pecinan) saat malam hari, es puter ini dibuat dengan cara tradisional (diputar dalam tabung es batu dan garam).
Kenapa Spesial: Teksturnya lembut (tidak seperti es krim) dan rasanya unik (tersedia rasa durian, alpukat, coklat). Disajikan dengan roti tawar dan sagu mutiara.
- Alamat: Jl. A.H. Yani (Depan R.S. Telogorejo, pindahan dari Waroeng Semawis).
- Jam Buka: 18.00 – 23.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 20.000 – Rp 30.000
Â
Baca Juga :Â 25 Street Food Indonesia Terbaik dan Terpopuler (Wajib Coba!)
Â
Cluster 4: Kuliner Malam (Energi Kota Saat Gelap)
Saat matahari terbenam, kuliner malam Semarang baru saja dimulai. Ini adalah surga bagi para night owl.
13. Nasi Kucing Pak Gik (Pecinan)
Konteks (Sejarah & Kapan): Salah satu pelopor “Angkringan” di Semarang. Nasi kucing di sini levelnya berbeda, porsinya lebih besar dan lauknya sangat beragam, dari sate-satean hingga gorengan yang masih hangat.
Kenapa Spesial: Variasi lauknya yang “brutal”. Anda bisa kalap memilih aneka baceman, sate, dan oseng-oseng. Tempatnya selalu penuh sesak.
- Alamat: Jl. Wotgandul Timur No. 13, Gabahan, Semarang Tengah.
- Jam Buka: 22.00 – 04.00 WIB
- Kisaran Harga: Mulai Rp 10.000 (tergantung lauk)
14. Wedang Tahu & Ronde (Jago)
Konteks (Sejarah & Kapan): Minuman penghangat badan di malam hari. Di kawasan Kranggan atau Jalan Jago, Anda akan menemukan penjual wedang (minuman hangat). Wedang Tahu adalah kembang tahu sutra yang disiram kuah jahe manis.
Kenapa Spesial: Kelembutan kembang tahunya yang lumer di mulut, berpadu dengan hangatnya kuah jahe yang pedas-manis.
- Rekomendasi: Wedang Tahu Pak Puji (Jl. Kranggan).
- Jam Buka: 17.00 – 22.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 10.000
15. Tahu Petis Prasojo (Simpang Lima)
Konteks (Sejarah & Kapan): Jajanan malam sederhana di pusat kota. Tahu petis adalah tahu pong (kosong) yang digoreng garing, lalu diisi dengan bumbu petis udang kental yang sudah dimasak.
Kenapa Spesial: Sensasi tahu garing yang kriuk, bertemu dengan bumbu petis yang gurih, manis, dan sedikit pedas. Enak dimakan selagi panas.
- Alamat: Jl. Pahlawan (Kawasan Kuliner Simpang Lima).
- Jam Buka: 18.00 – 23.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 15.000 – Rp 20.000
16. Asem-Asem Koh Liem
Konteks (Sejarah & Kapan): Meski buka dari pagi, tempat ini jadi favorit untuk makan malam keluarga. Asem-asem adalah masakan daging sapi berkuah bening dengan rasa asam (dari belimbing wuluh/tomat), manis, dan pedas.
Kenapa Spesial: Rasa kuahnya yang segar “plong” di tenggorokan. Dagingnya empuk. Ini adalah kuliner peranakan yang otentik sejak 1978.
- Alamat: Jl. Karanganyar No. 28, Brumbungan, Semarang Tengah.
- Jam Buka: 07.00 – 17.00 WIB (Sering tutup lebih cepat)
- Kisaran Harga: Rp 40.000 – Rp 50.000
Â
Baca juga : Daftar wisata kuliner di Yogyakarta
Â
Cluster 5: Oleh-Oleh Wajib (Membawa Pulang Kenangan)
Perjalanan wisata kuliner Semarang Anda harus ditutup dengan membawa pulang buah tangan.
17. Wingko Babat Cap Kereta Api
Konteks (Sejarah & Kapan): Meskipun aslinya dari Babat (Lamongan), Wingko dipopulerkan di Semarang. Cap Kereta Api adalah merek tertua (sejak 1946) dan paling legendaris, lokasinya dekat Stasiun Tawang.
Kenapa Spesial: Rasa kelapanya sangat otentik, legit, dan teksturnya pas. Dibuat tanpa bahan pengawet.
- Alamat: Jl. Cendrawasih No. 14, Purwodinatan, Semarang Utara.
- Jam Buka: 07.00 – 19.00 WIB
- Kisaran Harga: Mulai Rp 5.000 / biji
18. Moaci Gemini
Konteks (Sejarah & Kapan): Kue mochi-nya Semarang. Moaci Gemini adalah pelopor moaci dengan isian kacang cincang yang dibalut wijen. Sudah ada sejak 1985.
Kenapa Spesial: Kenyalnya pas, dan isian kacangnya melimpah. Sekarang banyak varian rasa seperti durian, pandan, dan coklat.
- Alamat: Jl. Kentangan Barat No. 67, Jagalan, Semarang Tengah.
- Jam Buka: 08.00 – 20.00 WIB
- Kisaran Harga: Mulai Rp 30.000 / kotak
19. Roti Ganjel Rel
Konteks (Sejarah & Kapan): Roti warisan Belanda yang kini jadi kuliner khas. Disebut “ganjel rel” karena bentuknya mirip bantalan rel kereta. Roti ini berwarna coklat gelap (dari gula aren) dengan taburan wijen dan aroma kayu manis yang kuat.
Kenapa Spesial: Roti ini hanya muncul saat perayaan Dugderan (menyambut Ramadhan), tapi kini bisa ditemukan di beberapa toko oleh-oleh sebagai jajanan semarang yang langka.
- Rekomendasi: Sering tersedia di pusat oleh-oleh Jl. Pandanaran.
- Kisaran Harga: Rp 15.000 – Rp 25.000
20. KOFITIERE X FRANCO & SIENA
Konteks (Sejarah & Kapan): Menutup daftar ini dengan yang “hits”. Semarang juga punya skena kopi yang kuat. Kofitiere di area Kota Lama adalah salah satu tempat ngopi favorit.
Kenapa Spesial: Suasana vintage Kota Lama-nya dapat. Selain kopi, mereka punya menu andalan Es Kopi Susu Tetangga yang creamy.
- Alamat: Jl. Letjend Suprapto No. 42, Kota Lama, Semarang.
- Jam Buka: 09.00 – 22.00 WIB
- Kisaran Harga: Rp 20.000 – Rp 35.000
Â
Kesimpulan:
20 destinasi ini barulah babak pertama dari buku cerita kuliner Semarang. Kota ini membuktikan bahwa rasa terbaik seringkali lahir dari kesederhanaan, dari warung tenda, dari resep keluarga yang dijaga puluhan tahun.
Dari gurihnya lumpia hingga hangatnya wedang tahu, Semarang menawarkan sebuah pengalaman gastronomi yang jujur dan utuh. Jadi, saat Anda merencanakan wisata kuliner ke Semarang, jangan hanya siapkan perut, tapi siapkan juga hati Anda untuk jatuh cinta pada setiap rasanya.
(Disclaimer: Jam buka dan harga dapat berubah sewaktu-waktu. Sebaiknya lakukan pengecekan ulang sebelum berkunjung).






